Tahun 2025 bagi Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sidareja bukanlah sekadar deretan penanggalan, melainkan sebuah bentangan kasih setia Tuhan yang “Selalu Baru” setiap pagi. Mengusung visi dari Ratapan 3:22-23, jemaat telah melampaui berbagai tonggak sejarah yang menguatkan akar spiritual dan memperlebar jangkauan pelayanan.
1. Memulai dengan Pembaruan: Peneguhan dan Peresmian
Awal tahun 2025 ditandai dengan momen bersejarah ketika Pdt. Yehuda Fajar Kristian Labeti, S.Si., M.Si. resmi diteguhkan sebagai pendeta jemaat pada 29 Januari 2025. Peristiwa ini dibarengi dengan peresmian pemugaran gedung gereja oleh Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Aulia Rahman, yang menandai kesiapan fisik gereja untuk melayani lebih luas lagi. Tidak hanya fisik, gereja juga merambah dunia digital dengan meluncurkan renungan harian “Sabda Menyapa” di kanal YouTube resmi gereja.
2. Harmoni Pujian dan Kreativitas Pelayanan
Kreativitas jemaat mekar sepanjang pertengahan tahun. Pada momen Kenaikan Tuhan Yesus, Ekti Band dan grup paduan suara Lentera Voice resmi dibentuk di bawah besutan Pdt. Handono. Musik menjadi jembatan penghubung yang menyegarkan ibadah, mulai dari Paskah Anak yang ceria di Pepantan Tambak Negara hingga Ibadah Pentakosta yang penuh dengan alunan puji-pujian yang menggugah jiwa.
3. Merayakan Usia ke-95: Gereja yang Berdampak bagi Sesama
Bulan Oktober menjadi puncak syukur melalui HUT ke-95 GKJ Sidareja dan Bulan Keluarga. Gereja menunjukkan wajahnya yang inklusif dan peduli melalui:
- Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan memasak ayam crispy bersama Klasis Citanduwi untuk jemaat.
- Kebersamaan Lintas Generasi: Senam bersama semua usia untuk menyatukan generasi muda hingga lansia.
- Dialog Lintas Agama: Kegiatan Kenduri bersama warga sekitar dengan tausiah dari K.H. Amrun, mempererat kerukunan antarumat beragama di sekitar gereja.
4. Refleksi Tutup Tahun: Menjadi Terang yang Memandu
Menutup tirai 2025, ibadah syukur dilaksanakan dengan tema “Terang Mengenyahkan Ketakutan”. Melalui pesan teologis dari Injil Yohanes, jemaat diajak merefleksikan kehadiran Kristus sebagai Terang Dunia yang sesungguhnya. Terang ini bukan untuk menyilaukan atau menjadi “polusi cahaya” melalui kesombongan, melainkan terang yang memandu jemaat menuju:
- Kesadaran Diri yang mendalam akan jati diri sebagai anak Tuhan.
- Pertobatan sejati dan keberanian hidup dalam kebenaran.
- Ketegasan Memilih jalan hidup yang benar di tengah maraknya informasi hoaks di era digital.
Sebagai aksi nyata kepedulian, gereja juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi jemaat tepat setelah ibadah tutup tahun usai.
Menyongsong 2026: Tangan Terbuka dan Karya Menghidupkan
Kini, GKJ Sidareja siap melangkah ke tahun 2026 dengan semangat baru yang tertuang dalam tema: “Melayani dengan Tangan Terbuka dan Karya yang Menghidupkan” (berdasarkan Yesaya 58:10-11). Mari kita masuki tahun yang baru dengan keberanian, percaya bahwa Sang Terang akan selalu menuntun langkah kita.
Selamat Tahun Baru 2026! Tuhan Yesus Memberkati.


Leave a Reply